Akhirnya blog ini update juga setelah sekian lama dianggurin karena ditinggal sibuk oleh pemiliknya..
Sebenernya masih ada beberapa kesibukan juga sih, namun karena lagi suntuk dengan banyak kesibukan, refreshing dulu deh dengan mampir di sini, memindahkan file-file yang udah memenuhi otakku ini ke external memori. Oke, sebelum kita masuk ke file-file intinya, baca dulu beberapa kata pengantarnya ini. Mengapa folder kali ini berjudul demikian, karena akhir-akhir ini, lingkungan di sekitar saya sedang sensitif dengan isu ini, beberapa kejadian yang menimbulkan kecemburuan para 'jomblowan dan jomblowati' pada mereka yang sudah berstatus 'couple'. Oke, secara pribadi saya kurang suka dengan penggunaan kata JOMBLO ini, karena dari Kamus Besar Bahasa Indonesia yang saya baca, kata jomblo ini tidak ditemukan. Setelah melewati beberapa tahap penyidikan dan penyelidikan, akhirnya ditemukan bahwa JOMBLO itu ditemukan dari kata JOMLO, yang di KBBI diartikan sebagai 'gadis tua atau perawan tua'. Kata ini mengalami pergeseran ucapan karena kesalahan pengucapan. Seperti kata 'jumlah' yang kadang ada yg menuliskan 'jumplah', dan huruf "p" dengan "b" itu memiliki rima vokal. Karena kata JOMLO ini terdengar janggal bila ditulis JOMPLO, yang sering kita liat adalah kata JOMBLO, dan kata ini yang dipakai secara luas oleh kalangan umum. Dari dasar inilah saya tidak begitu menyukai penggunaan kata ini untuk menyebut mereka yang tidak atau belum pacaran. Jadi pada folder ini saya saya ingin mengganti kata JOMBLO ini dengan istilah Mandiri Berkualitas. Selain itu, kadang janggal juga sih, kalo yang berpacaran kan disebutnya couple, jadi ya lebih enak kalo yang belum atau sedang tidak berpacaran itu disebut single. Bagi saya, istilah ini mewakili kualitas seharusnya dari mereka yang memang sedang mempersiapkan diri untuk menyandang status "couple".
Selanjutnya, untuk mempersiapkan diri pada kehidupan selanjutnya, menjadi mandiri dan berkualitas itu sangat penting. Kita yang saat ini sedang menikmati masa-masa anugerah 'sendiri' sudah seharusnya memperlengkapi diri, menjadi pribadi yang yang tidak bergantung pada orang lain, baik dalam area fisik, psikis, sikap, perilaku yang dewasa, yang identik dengan kemandirian. Selain itu, kita juga harus berkualitas, karena sudah tentu, seperti kita mengharapkan mendapatkan pasangan hidup yang terbaik, begitu juga calon pasangan hidup kita tentu saja mengharapkan mendapatkan pasangan hidup yang terbaik. Jadi bagaimana bisa kita bisa berharap mendapatkan pasangan yang sangat baik tapi kita tidak mempersiapkan diri kita untuk menjadi pribadi yang sebaik-baiknya. Bukankah sering kita mendengar bahwa "janganlah kamu menjadi pasangan yang tidak seimbang", ya kan? maka dari itu, selama kita masih diberi waktu untuk memperlengkapi diri kita untuk menjadi lebih baik seperti yang diharapkan, kembangkan diri sebaik-baiknya sesuai kualitas yang seharusnya. Sudah ndak jaman lagi kita galau karena ndak memiliki pacar, karena pada hakikatnya pacaran tidak hanya sekedar memiliki pacar. Penjelasannya akan saya sampaikan pada folder selanjutnya aja ya, udah mau kuliah nih,,
Sementara ini, persiapkan diri, ubah pola pikir, pasti bisa menjadi mandiri berkualitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar