Rabu, 30 Juli 2014

BOYS RULES

Inget pernah nulis ini pas masih muda, jadi pengen share nih, mungkin bisa berguna, atau sekedar pelepas ketegangan dan menciptakan senyuman :)

Yang selalu kita dengar adalah Girls Rules, kini saatnya kami para cowok mengungkapkan isi hati kami. Ini adalah cerita dari sisi kami, kaum Cowok, Kaum Adam! Ini Kami, INI ATURAN KAMI‼
Untuk para cewek..mohon dibaca dan dimengerti:
1.      Tidak semua cowok seperti Deddy Corbuzier yang bisa baca pikiran orang. Jadi jangan harap kami bisa membaca isi pikiranmu di saat kamu manyun tanpa suara. Apa susahnya sih ngomong: “aku laper,,pengin makan,,”atau “aku minta dibeliin sepatu itu..” atau “jangan bikin akau sedih dong..” atau “kamu jangan …, …, … dong…” atau apapun itu.
2.      Hari Minggu adalah waktunya istirahat setelah 6 hari bekerja/kuliah, jadi jangan terlalu berharap kami mau menemanimu seharian jalan-jalan ke mall. Capek tau,…
3.      Berbelanja BUKAN olahraga. Dan kami gak akan berpikir ke arah situ. Bagi kami belanja ya belanja, kalau sudah pas ya beli saja, perbedaan harga di toko A dan B paling cuma seribu perak, gak usah dipake alasan untuk keliling kota cari yang paling murah, buang2 bensin aja.
4.      Menangis merupakan suatu pemerasan. Lebih baik kami mendengar suara guntur, petir, bom meledak atau apapun daripada suara tangisanmu yang membuat kami tidak bisa berbuat apa2.
5.      Beri tahu apa yang kamu mau. Cobalah untuk sepaham tentang hal ini,. Sindiran halus tidak dimengerti. Sindiran kasar juga tak akan dimengerti. Terang-terangan menyindir juga kita gak akan ngerti! Ngomong langsung knapa!
6.      “Ya” dan “Tidak” adalah jawaban yang paling tepat yang dapat diterima untuk hampir semua pertanyaan. It’s so simple.
7.      Kalau mau masalahmu selesai, ceritakan ke kami. Karena itu yang biasa kami lakukan, diskusi. Kalau Cuma pengen dapet simpati doang, cerita aja ke temten-temen cewekmu.
8.      Kalau bisa, ngomongin apa yang harus kamu omongin pas iklan aja. Ingat, jangan sekali-sekali ngomong apalagi pas tendangan penalti.
9.      Janji kami untuk mendaki gunung dan menyeberangi lautan itu hanyalah ungkapan klise saja, jadi jangan dianggap serius.
10.  Kalau kamu pikir kamu gendut, mungkin aja. Jangan tanya kami dong,, cermin lebih jujur daripada lelaki.
11.  Kalau kami nanya ada apa dan kamu jawab gak ada apa apa, kami akan berpikir memang gak ada apa apa. Ingat no. 1 kami bukanlah pembaca pikiran.


Demikian aturan ini dibuat dengan secermat-cermatnya, apabila pada suatu hari ditemukan kesalahan, maka akan ditambahkan dan dikoreksi sebagaimana mestinya.

Sesuatu di Ujung Jalan

Seorang anak datang pada ayahnya.
son: "ini semua tak berhasil yah"
dad: "proses ini butuh 40 hari nak, bukan 4hari. aku yakin km d langkah yg benar.Di hari ke 20 nanti mungkin adalah saat - saat terberat dari proses ini, teguhkan hatimu."

Seringkali, kita sudah mengeluh saat mulai menghadapi jalan yg berkerikil, ada jalan yg mendaki, atau situasi yg tidak seperti yg kita harapkan. Kita sudah mencoba untuk melakukan sesuatu, tapi seperti hilang tertiup angin, hilang tanpa bekas. Usaha kita seperti sia-sia dan tiada hasil. Seringkali angin yg datang bukan hanya meniup hasil kerja, tapi juga berusaha untuk menghempaskan kita.Kita harus menetapkan hati untuk tetap melangkah, sebesar apapun angin menerpa, sesakit apapun kerikilyg mencoba melemahkan kaki. Setiap perjalanan tentu memiliki tujuan, kecuali anda tersesat, dan dalam"destination point" pasti ada satu hal yg menarik untuk anda dapatkan. Mengetahui hal ini harusnya membuat anda tetap semangat untuk tetap melangkah mencapai tujuan tersebut.Nikmati setiap proses sampai akhir waktu ygditentukan, pantang berhenti di tengahproses sampai mendapatkan sesuatu yg berharga di ujung perjalanan anda