Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 April 2014

Journey to the West a.k.a JKTbukan48

Sore itu, Kamis sepuluh Januari dua ribu empat belas petualangan dimulai. Hari itu cukup padat kuliah kami, tiga serangkai ini baru selesai kuliah jam 2.15 pm, padahal kami harus mengejar kereta yang tertulis jam berangkatnya 15.46 pm. berpacu dengan waktu, kami transit di rumah saudara deddy, personel pertama. jam 3.15 kami berangkat menuju stasiun Solo Jebres, titik start keberangkatan kereta kami. mau kemana kita? ikuti saja kemana kita akan menuju dengan membaca cerita sampai saatnya kalian tahu tujuan kami. oke, kita sampai di stasiun pada 3.35, memang dekat saja dengan stasiun rumah teman kami ini. sepuluh menit kemudian gerbang pengecekan tiket dibuka dan kami masuk ke dalam peron, menunggu kereta yang akan membawa kami. tepat 3.45 kereta kami datang, KA Brantas dari kediri. dengan melihat jam keberangkatan itu, kalian yang biasa naik kereta tentu sudah tahu tujuan kami, bagi yang nggak biasa naik kereta, sabar saja ya, saya akan kasih tahu tujuan kami pada waktu yang tepat kok. Tanpa membuang waktu, kami segera naik kereta tersebut dan 5 menit kemudian stasiun mulai bergerak. Journey to the west begin.
seiring dengan laju kereta yang semakin cepat, semakin merambat turun mentari di sisi barat. keremangan senja terlihat mulai menyeruak mengangkahi bumi sore itu. kereta terus berjalan tanpa memperdulikan mentari yang hilang di telan gunung merbabu di sisi barat sana. kegelapan malam mulai nyata menghitamkan hampir semua objek yang bisa ditangkap mata. hanya kelap-kelip lampu kecil dari rumah-rumah penduduk di sisi kiri dan kanan kereta yang sesekali terlihat, menandakan bahwa kami semakin dekat dengan tujuan kami. melewati beberapa stasiun kecil di sepanjang perjalanan kami sampai kereta berhenti di stasiun Poncol Semarang. setelah beberapa saat menaik-turunkan penumpang, kereta kembali berjalan masih dalam kegelapan malam. Sepertinya baru berjalan beberapa waktu kereta berhenti lagi, ternyata saya ketiduran. tahu-tahu kami sudah berhenti di stasiun Tegal, semakin dekat dengan tujuan kami. Kereta berjalan lagi, masih dalam kegelapan malam, kami masih terus melintasi beberapa stasiun lagi sampai kami tiba di suatu tempat. Anda mungkin tahu dimana kami dari gambar ini.


Ya, kami tiba di stasiun Jatinegara jam 1.05 dini hari dan kami putuskan untuk transit tidur di stasiun tersebut. meski kami harus terpaksa mendonorkan darah kami untuk nyamuk-nyamuk yang sangat membutuhkan setetes darah kami. Setelah sholat subuh dan mandi, perjalanan kami lanjutkan. Pada jam 6 pagi itu, matahari jakarta sudah terbit sinarnya di langit timur, memancarkan cahaya keemasan mengiringi perjalanan kami. dengan menggunakan moda transportasi kebanggaan warga Jakarta, kami melanjutkan misi kami. Satu jam kemudian, sampailah kami pada tujuan misi ini.
Setelah menunggu hampir dua setengah jam, kami dipertemukan dengan beliau yang berwenang menerima kami. dan setengah jam kemudian segala urusan kami selesai. MISSION COMPLETE.

Dengan selesainya misi di kantor badan narkotika nasional, maka perjalanan kita selanjutnya adalah seperti babak bonus dalam game. kami memutuskan untuk mengunjungi kota tua jakarta.





Keesokan harinya, kami melanjutkan petualangan dengan mengunjungi salah satu ikon wisata kota jakarta. Sebuah tempat dimana dari sana kita bisa melihat panorama kota jakarta dari atas. Yup, kami melanjutkan petualangan ke Monumen Nasional.